Skip to main content

Puisi Kini Aku menjadi President

 




 

 


Wahai seantero jagad raya

Wahai mata yang terbuka semalaman

Buka, terbukalah

Dingin

Ya, dingin sekali

Dingin pembuka hari ini

Titik awal bagi segalanya termulai

Merekah hangat ku rasa bunga kamboja mulai menutup

Embun pagi menyapa dan bertanya

Pemuda desa, air mata, mata air

PKN-STAN ? siapa

Pandangku berkaca

Terbusung dada, tersenyum bibir

Kampus tercinta, tempatku belajar

yang merombak-rambik perjalananku

Apakah semua asa terbuang percuma

Apakah semua peluh selama ini kelak menjadi arti

Dulu ku tanyakan begitu padamu

Wahai embun pagi

Dengarkanlah, sentuhlah ini

Kampus kebanggaan, tak salahkah perjuangan ini

Rasa cinta yang melebihi ambang

Terkasih terpeluk hangat

Kini aku menjadi presiden J

Comments